Sabtu, 18 Desember 2010

MAYAT MAYAT

Mayat

Semerah kepalan tangan
Angkat mayat kota kota tua
Itu mayat dalam tubuh gemuruh
Dibungkam suara hati oleh penguasa

Pada darah tangan penguasa
Bantai rakyat puji dosa terpaksa
Mayatmu dan hujanku memasang tanda
Dialog di akhir zaman ideologi

Mayat
 
Masih merah juga mayat itu
Memaku waktu ujung malam melagu
Mendendang balada keterasingan
Menghuni gua dalam pembantaian

Memecah tanah gali ruh memendam sunyi
Masih menganga mulut busuk mayat itu berontak
Suarakan berdarah mayat  kota tua minum susu tuhan
Mati dan tuhan dalam bendera darah dan merah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar