Bawalah pupus waktu
Meminum perjamuan secangkir deru
Tak mendengar hari memilu
Grafitasi ruang jatuh membatu
Pupus tak memupus kutukmu
Menulis mitologi tentang wong asu
Berlayar dalam kapal kertas biru
Berlabuh terhantam karam otak beku
Kini naifku tak lagi layu
Menyetubuhi tuhan bukan hal yang baru
Sebagai dusta dan kebenaran bercumbu
Banggalah memiliki dosa yang merayu
Tentang khianat kehormatan berpacu
Berpijak kata imoralis sebagai guru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar